Mengenal Kebiasaan Kucing pada Masa Kawin (Birahi)

Kucing kamu sering mengeong dengan keras? Atau bersikap lebih manja? Mungkin kucing kamu sedang berada di masa kawin atau sedang memiliki keinginan yang tinggi untuk berkembang biak.

Kucing merupakan hewan yang telah lama hidup bersama manusia dan sebagai pemilik kucing kita seharusnya dapat memahami perubahan kebiasaan kucing, baik saat mereka sedang sakit, marah, bahkan birahi. Umumnya, seekor kucing akan mencapai masa pubertasnya pada umur 6 bulan, tetapi kucing yang tidak disterilkan harus mencapai umur 12 bulan untuk siap dan optimal untuk dikawinkan. Meskipun begitu, kucing akan tetap aktif secara seksual sebelum umur 12 bulan. 

Kucing betina dan jantan memiliki kebiasaan yang berbeda apabila mereka sudah memasuki masa aktif secara seksual. Sebagai contoh, seekor kucing betina dalam masa ini biasa disebut sebagai “queen” dan akan memasuki siklus birahi selama 14-21 hari. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan diantara keduanya.

 

Kucing Betina

  1. Cenderung Lebih Manja

Pada masa birahi kucing akan terlihat dari kebiasaannya yang  semakin sering mengelus atau menggaruk tubuhnya ke benda di sekitarnya. Biasanya kucing akan lebih sering mendekati majikannya dan mengelus tubuhnya ke kaki atau tangan. Apabila terdapat barang yang bertekstur keras (kaki kursi, kaki meja) mereka akan menggaruk/menggosokkan kepala atau tubuhnya ke benda tersebut.

  1. Menunjukkan Posisi Kawin

Biasanya kucing akan menunjukkan posisi menunggingnya ke majikan atau kucing lain pada masa birahi. Tingkah laku seperti ini bermaksud untuk menarik perhatian serta sebuah tanda seekor kucing siap untuk dikawinkan.

  1. Mengeong Lebih Keras

Mengeong memang merupakan kebiasaan kucing, tetapi pada masa birahi suara mengeong tidak akan seperti biasanya. Pada masa birahi kucing akan mengeong dengan intensitas suara yang lebih keras dan dilakukan secara terus-menerus. Hal ini dimaksudkan untuk menarik panggilan bagi lawan jenisnya bahwa kucing sudah masuk masa kawinnya.

  1. Melakukan “Spraying

Spraying merupakan kegiatan yang lazim dilakukan oleh kucing, yakni pemberian tanda dengan urin di beberapa tempat. Apabila kucing sedang dalam masa birahi dan tidak disterilisasi, maka kegiatan spraying bermaksud untuk memperingatkan kehadirannya kepada kucing lain, mengancam setiap saingan, dan tanda bahwa dia siap untuk kawin. Namun tidak semua kucing melakukan kebiasaan ini, ya!

  1. Kehilangan Nafsu Makan

Kucing betina akan lebih jarang makan pada masa birahi. Hal ini disebabkan oleh hasrat mereka untuk kawin sedang tinggi dan menyebabkan nafsu makan mereka berkurang.

 

Kucing Jantan

  1. Lebih Agresif

Agresifitas kucing dalam masa birahinya adalah hal yang wajar. Mereka melakukan hal tersebut untuk memproteksi diri dari pejantan lain agar dapat menjaga pasangannya saat mereka sedang melakukan perkawinan.

  1. Sering Mengeong

Kemiripan antara kucing jantan dengan betina adalah saat mereka mengeong saat pada masa kawin, tetapi pejantan akan lebih sering melakukannya. Biasanya mereka akan mengeong sangat lama. Berdasarkan pengalaman pribadi penulis, kucing dapat mengeong hingga 1-2 jam pada malam hari. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian para betina.

  1. Melakukan “Spraying

Seekor pejantan akan melakukan spraying untuk menarik perhatian betina. Selain itu, kegiatan spraying dilakukan oleh pejantan untuk memberikan tanda wilayah kekuasannya.

  1. Sering Ingin Keluar

Seekor kucing yang birahi apabila dikurung dalam kandang atau rumah akan menjadi lebih agresif. Apabila mereka melihat celah untuk keluar, maka mereka akan menggunakan kesempatan itu untuk pergi. Namun biasanya mereka akan kembali lagi setelah memenuhi hasratnya. Akan tetapi, ada juga kemungkinan juga mereka tidak akan kembali lagi.

 

Semua kebiasaan tersebut  merupakan hal yang wajar apabila kucing kamu belum dilakukan sterilisasi. Akan tetapi kalian perlu memperhatikan bahwa kebiasaan tersebut adalah karena birahi, bukan karena sedang sakit. 

Oleh karena itu, sebagai pemilik kucing, kamu harus memperhatikan setiap kebiasaan serta gerak-gerik kucing, juga kondisi fisik kucing. Perlu diperhatikan pula bahwa apabila kucing tidak terpenuhi hasrat birahinya, kucing dapat mengalami stress dan berdampak pada kesehatan kucing lainnya. Tentu hal tersebut bukanlah sesuatu yang kamu inginkan, bukan?

Jika kamu memang tidak ingin kucingmu kawin dan berkembang biak, maka sterilisasi adalah jalan terbaik demi kesehatan kucing kesayanganmu. Namun, jika kamu memang memilih untuk mengawinkan kucingmu, pastikan kamu harus mengontrol agar proses perkawinan berjalan lancar dan tidak menimbulkan penyakit.

Sekian informasi mengenai kebiasaan kucing saat birahi, semoga dapat bermanfaat bagi anabul kalian ya, Sobat Neko!

 

Referensi :

Dorling Kindersley, 2014. The Cat Encyclopedia The Definitive Visual Guide. United States: DK Publishing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *