Waspada Kucing Stres, Kenali Tanda-tandanya

Pernahkah kamu merasakan hari-hari yang melelahkan, tugas menumpuk, dan tidur tidak nyenyak? Kemungkinan besar kamu sedang mengalami stres karena pekerjaan tersebut.  Namun, tahukah kamu, kucing juga dapat merasakan stres layaknya manusia merasakan stres. Akan tetapi, tanda-tanda stres pada kucing berbeda dan perlu diwaspadai.

Kucing memang terkadang terlihat sebagai hewan pemalas dan sangat manja. Kebiasaan mereka seperti tidur atau mengeluskan tubuhnya ke kita adalah respon kucing apabila ingin makan ataupun bermain. Sebagai makhluk hidup, kucing memiliki sense atau kepekaan rasanya sendiri. Mereka juga memiliki standar dalam memenuhi kebutuhannya sebagai kucing.

Biasanya kita dapat mengetahui cara kucing dalam memberikan tanda apabila mereka merasa senang, malas, sakit, marah, ataupun stres. Tanda-tanda tersebut ada yang dapat dengan mudah kita perhatikan dan ketahui. Namun, ada juga tanda-tanda yang harus diperiksa secara rutin untuk mengetahui berbagai perubahan perilaku sebab si kucing sedang mengalami sesuatu.

Sebagai makhluk perasa, kucing dapat mengalami stres karena bermacam-macam hal, di antaranya karena rasa bosan, tidak terpenuhinya kebutuhan, hingga trauma akibat kecelakaan atau perkelahian antar kucing. Semua hal tersebut perlu diperhatikan dengan mengamati perilakunya sehari-hari. Sebagai pemilik, kamu harus turut peka terhadap perubahan-perubahan tersebut. Berikut adalah beberapa perubahan perilaku kucing yang dapat mengindikasikan bahwa mereka sedang mengalami stres.

  1. Lebih Agresif

Agresivitas kucing memang sering menjadi ciri utama untuk mengetahui keadaan kucing. Kucing dapat menjadi agresif karena dia sedang birahi, sakit, ataupun stres. Apabila kucing sedang mengalami stres, kucing akan sulit untuk didekati.

  1. Selalu Hissing (Menggeram) Apabila Ingin Disentuh

Hissing atau menggeram merupakan hal yang dilakukan kucing apabila mereka merasa terancam. Mengeluarkan suara eraman dan menunjukkan taring merupakan contoh hissing yang dapat menjadi petunjuk bahwa seekor kucing sedang agresif. Selain itu, hissing juga dapat menjadi pertanda bahwa kucing sedang stres.

  1. Sering Mencakar dan Menyerang

Mencakar dan menyerang pemilik memang hal yang lumrah dilakukan oleh kucing. Namun, apabila kucing terlihat berlebihan dalam mencakar dan menyerang, bisa jadi kucingmu sedang menunjukkan gejala stres. Mereka melakukannya karena merasa terancam dengan kehadiranmu dan hal itu terjadi karena stres yang dialami, biasanya karena usai bertengkar dengan kucing lain.

  1. Kehilangan Nafsu Makan

Kucing yang tidak nafsu makan dapat karena sakit dan stres. Kedua hal ini berkaitan karena apabila kucing sedang stres, lama-kelamaan mereka akan menunjukkan gejala sakit.

Nah, itulah beberapa tanda yang dapat mengindikasikan kucing kamu sedang mengalami stres. Sebagai pemilik kucing, diperlukan perhatian lebih terhadap perubahan perilaku mereka agar dapat terdeteksi apakah mereka sedang stres atau tidak. Selain itu, kamu juga harus lebih memperhatikan kesehatan mental dan fisik kucing karena kucing yang sedang mengalami stres dapat dengan mudah terserang penyakit lain.

Apabila beberapa hal di atas sudah terjadi, kamu dapat mulai memberikan terapi ataupun pengobatan yang dapat mengurangi atau menghilangkan stres pada kucing. Jika kamu kesulitan dalam menangani kucing yang sedang stres, kamu dapat meminta bantuan dokter hewan agar si kucing dapat ditangani dengan baik, serta nantinya tidak akan menimbulkan gejala penyakit yang lain.

Semoga artikel ini dapat membantu kamu yang sedang kebingungan dengan si kucing peliharaan yang sedang bertindak aneh atau bergejala stres. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan kucing kamu ya, Sobat Neko!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *