Kucing Melahirkan Secara Caesar, Memang Bisa?
Operasi caesar atau sectio caesarea (disingkat SC) adalah sebuah prosedur operasi untuk mengeluarkan janin yang sudah cukup matang melalui sayatan di perut dan dinding rahim. Umumnya operasi ini dilakukan ketika persalinan secara normal tidak memungkinkan. Biasanya, operasi caesar sering kita temukan pada manusia. Namun, bisakah melahirkan secara caesar juga dilakukan pada selain manusia, misalnya pada kucing? Jawabannya bisa.
Alasan Kucing Melahirkan dengan Operasi Caesar

Dalam salah satu artikel yang ditulis pada jurnalpalopo.pikiran-rakyat.com, kucing milik Nagita Slavina yang bernama Mayonaise baru melahirkan beberapa bulan lalu dengan cara operasi caesar. Selain itu, bersumber dari Detiknews, gambar di sebelah kanan merupakan kucing di Makassar setelah menjalani operasi caesar karena kesulitan melahirkan secara normal.
Kira-kira, mengapa kucing-kucing tersebut harus menempuh operasi caesar untuk melahirkan anaknya? Alasannya ternyata tidak jauh berbeda dengan kondisi yang terjadi pada manusia. Berikut ini adalah hal-hal yang menyebabkan kucing harus melahirkan secara caesar.
- Induk kucing mempunyai ukuran panggul yang kecil
- Saat di-USG, ukuran bayi kucing besar
- Induk kucing mempunyai kelainan jantung atau pernapasan sehingga tidak bisa mengejan dengan kuat
- Tanggal lahiran si kucing sudah lewat dari yang seharusnya atau lebih dari 60-70 hari
- Mengalami kondisi darurat, seperti induk kucing mengalami perdarahan dan pecah ketuban sebelum waktunya melahirkan
- Kucing dengan riwayat pernah dioperasi caesar sebelumnya
Jika dilihat dari alasan-alasan di atas, penting bagi para pemilik kucing untuk memperhatikan apakah kucing betina peliharaannya sedang dalam keadaan hamil atau tidak. Hal ini karena operasi caesar harus dipersiapkan dari hari-hari sebelumnya agar dapat diketahui bagaimana kondisi fisik induk dan janin.
Ciri Kucing Betina Sedang Hamil
Seringkali para pemilik kucing tidak sadar kucing peliharaannya tengah hamil dan baru diketahui sesaat ketika akan melahirkan. Adapun ciri-ciri kucing betina yang sedang hamil adalah sebagai berikut.
- Putingnya berwarna pink
- Nafsu makan bertambah
- Badannya bertambah gemuk
- Suka muntah
- Kucing tersebut jadi lebih malas bergerak dari biasanya
Masa kehamilan kucing seharusnya berkisar 60-70 hari atau dua bulan dari tanggal kawin. Perlu kamu perhatikan kapan si kucing terlihat kawin, karena bisa saja dia kawin dengan kucing lain tanpa sepengetahuan kamu. Jadi, perhatikan ciri-ciri kucing hamil di penjelasan sebelumnya ya dan jangan lupa juga untuk selalu memantau kondisi fisik kucing kamu!
Ciri Kucing Betina Akan Melahirkan
Jika usia kehamilan kucing sudah berusia sekitar dua bulan, kamu harus rajin mengecek bagian vagina si kucing apakah sudah siap untuk melahirkan atau belum. Hal ini sangat penting dilakukan karena bisa jadi kucing kamu sudah memasuki waktu melahirkan, tetapi ternyata sudah melewati tanggal yang seharusnya. Jika sudah dalam kondisi ini, kucing kamu akan sulit untuk melahirkan secara normal dan harus dilakukan operasi caesar.
Adapun ciri-ciri kucing yang akan melahirkan adalah keluarnya cairan atau lendir dari vagina serta kucing akan mengeluarkan lidahnya seperti orang yang sedang ngos-ngosan. Bantulah proses persalinan kucing kamu. Sebaiknya, jika lebih dari tiga jam anak kucing belum keluar dan si ibu kucing tampak tidak ada kontraksi dan tidak mengejan, segera ambil keputusan untuk membawanya ke dokter hewan.
Biasanya, dokter akan melakukan induksi pada si ibu kucing terlebih dahulu dengan suntikan agar timbul kontraksi. Namun, jika sudah dua jam dan tetap tidak ada reaksi, biasanya dokter menyarankan untuk diberi tindakan operasi caesar agar bayi kucing dapat segera dikeluarkan.
Rekomendasi Dokter Hewan di Jakarta
Bagi pemilik kucing yang tinggal di Jakarta dan bingung mencari tempat yang bisa dijadikan untuk operasi caesar kucing kalian, kami berikan beberapa rekomendasinya berikut ini.
-
Rumah Sakit Hewan Jakarta (RSHJ)
Jl. Harsono RM No. 28, Ragunan Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan DKI Jakarta 12550. Telp. (021) 7891093 atau (021) 7891094.
-
Klinik Hewan Awal Care
-
- Cabang Buaran
Jl. Duren Sawit Blok J II No. 6, Klender, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13470. Telp: (021) 2298-2483 – 0811-963-4008 (WhatsApp).
-
- Cabang Rawamangun
Jl. Waru No.20 AB, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13220. Telp: (021) 2247-3081 – 0812-9031-1313 (WhatsApp).
-
Yumna Vet & Care | Dokter Hewan | Penitipan Hewan
Jl. Kemuning No.19A, RT.5/RW.1, Jatipulo, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11430. Telp. 0857-6220-6921.
Ketiga tempat tersebut tidak hanya melayani operasi caesar, tetapi juga menyediakan layanan vaksinasi, suntik vitamin, USG, X-Ray, sterilisasi, dan layanan lain yang menunjang kesehatan kucing kamu sebelum dan sesudah melahirkan.
Biaya yang dibutuhkan untuk operasi caesar kucing bisa mencapai jutaan rupiah. Ada yang 1,5 juta rupiah, 2,4 juta rupiah, bahkan bisa mencapai 3,4 juta rupiah untuk kategori high class. Biaya di klinik biasanya lebih murah dibandingkan dengan di rumah sakit besar. Kamu memang harus merogoh kocek yang tidak sedikit demi perawatan terbaik untuk kucing peliharaanmu.
Pasca Melahirkan Secara Caesar
Tidak hanya biaya yang cukup mahal, perawatan kucing setelah operasi caesar pun juga tidaklah mudah. Perawatan yang harus dilakukan biasanya lebih ekstra dibandingkan dengan perawatan pada kucing yang melahirkan secara normal. Kamu dapat memberikan perlakuan seperti menyediakan tempat yang nyaman dan bersih untuk ibu dan anaknya, memberikan cahaya bohlam 20 Watt dengan jarak 40 cm dari anakan, memberikan tambahan makanan untuk si induk agar tidak kekurangan energi untuk menyusui, dan memisahkan terlebih dahulu induk dengan anaknya sambil memantau luka sayatan bekas operasi mengering (biasanya, induk yang melahirkan secara caesar belum merasa sayang ke anaknya).
Selain hal-hal di atas, hal yang penting untuk dilakukan pada kucing yang habis dioperasi caesar adalah memasukkannya ke dalam kandang terlebih dahulu agar pergerakannya lebih terbatas. Obat bius menyebabkan kucing merasa mual dan bingung sehingga kucing menjadi lebih sensitif dan mudah marah. Efek obat bius biasanya berlangsung sekitar 18-24 jam setelah anestesi dilakukan. Cara ini juga dapat diterapkan pada kucing yang menjalani operasi steril, kebiri, dan jenis operasi lainnya.
Itulah beberapa informasi bagi kamu yang memiliki kucing dalam kondisi akan segera melahirkan. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya! Perlu diingat, jika kamu memiliki banyak kucing peliharaan di rumah, ilmu yang cukup untuk merawatnya sangat diperlukan. Hal tersebut karena kucing juga makhluk hidup yang harus diperlakukan dengan baik. Tidak jarang karena kelalaian dari si pemilik kucing, si induk kucing dan anak-anaknya tidak selamat dalam proses persalinan. Ketika kamu sudah memutuskan untuk merawat seekor kucing, rawat dan jaga sepenuh hati ya, Sobat Neko!
Referensi:
http://www.rumahsakithewanjakarta.com/index.php
https://penitipan-kucing-dr-benny-andista.business.site/?utm_source=gmb&utm_medium=referral
http://dokterhewan.co.id/detailpost/tips-merawat-kucing-pasca-operasi
http://pdhbvet.com/tag/dokter-hewan/page/3/
https://www.youtube.com/watch?v=WjBXrZgUYgk (Nirmala Cattery Channel: Operasi Caesar Pada Kucing. Kenapa Harus Caesar?)