Snack dan Treat untuk Kucing
Pemberian camilan (snack) dan kudapan (treat) untuk kucing biasanya diberikan sebagai reward atau makanan samping untuk menghilangkan rasa bosan terhadap makanan. Sudahkah kamu tahu apa perbedaan antara camilan dan kudapan? Sebelum pemberian camilan dan kudapan bagi kucing, ada baiknya kita mengetahui perbedaan antara keduanya.
Pengertian Snack dan Treat
Camilan atau snack dalam bahasa inggris merupakan porsi kecil dari jumlah makanan biasanya. Camilan ini dimakan sebagai selingan antara makan ringan dan makan besar. Dilansir dari healthiersf.org, camilan atau snack adalah seporsi kecil makanan sehat dan bernutrisi yang dimakan sebelum makan berat/besar, bernutrisi mengandung vitamin dan mineral, terdiri dari lebih dari dua kelompok makanan. Camilan yang seimbang dapat memberi energi, menambah fokus, serta membantu tumbuh kembang.
Sementara itu, bertolak belakang dengan camilan, kudapan atau treat merupakan pilihan makanan dengan nutrisi yang lebih sedikit dan tidak dapat menjadi sumber energi untuk tubuh dan otak. Pengertian kudapan menurut healthiersf.org adalah jumlah sedikit dari makanan yang dimakan dalam momen tertentu untuk merayakan sesuatu. Kebanyakan kudapan mengandung lemak, gula, garam, dan zat kimia yang tinggi serta rendah vitamin dan nutrisi lainnya.
Kudapan biasanya disajikan dalam momen tertentu dan sebaiknya tidak sering dimakan. Sebagai pemilik kucing, kamu harus memperhatikan waktu pemberian kudapan. Jika kudapan sering dikonsumsi untuk menggantikan camilan di siang hari (daytime treat) maka dapat menyebabkan mudah lelah dan lemah bagi kucing kamu. Selain itu, kudapan yang diberikan berlebihan mungkin juga dapat menyebabkan kucingmu mengalami sakit perut dan lebih sulit berkonsentrasi dalam aktivitas.
Kandungan yang Harus Dihindari
Hal-hal yang perlu diketahui dalam pemilihan treat yaitu hindari pemberian treat mentah. Menurut Cailin Heinze, MS, VMD, asisten profesor dari Ilmu Pengetahuan Klinis Departemen, Kedokteran Hewan, Tufts Cummings School, treat mentah dapat berpotensi menyebabkan penyakit dari makanan seperti campylobacter atau salmonella bahkan untuk treat mentah yang dibekukan. Treat yang terbuat dari daging harus dimasak atau diproses dengan benar untuk membunuh bakteri patogen.
Selain pemberian treat mentah, kamu juga sebaiknya menghindari pemberian gula. Gula adalah salah satu kandungan dalam treat yang harus dihindari. Hal ini karena kucing tidak merasakan gula sama halnya seperti anjing, jadi gula sebenarnya tidak terlalu memberikan manfaat untuk kucing. Hal lain yang perlu dihindari yaitu pemberian treat khusus anjing pada kucing kamu. Contohnya seperti etilen glycol yang merupakan komposisi utama dari treat anjing untuk menjaga kelembaban. Jumlahnya hanya sedikit dan tidak akan menimbulkan masalah untuk anjing, namun dapat menjadi masalah untuk kucing.
Waktu Pemberian
Camilan dan kudapan untuk kucing biasanya sering diartikan sama, yaitu makanan sampingan atau selingan dari makanan utama, namun lebih sering dikenal dengan cat’s treat. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian treat yaitu sebaiknya tidak diberikan lebih dari 10% dari kebutuhan kalori per hari atau lebih baik hanya 5% saja. Tidak seperti makanan kucing (utama), treat biasanya tidak mengandung nutrisi lengkap dan seimbang. Sehingga, pemberian treat pada kucing secara reguler dapat mengacaukan keseimbangan nutrisi kucing.
Selain itu, terlalu banyak pemberian treat dapat memengaruhi selera makan harian kucing. Hal ini dapat berakibat pada ketidakseimbangan nutrisi jangka panjang dan lebih parahnya lagi dapat membuat kucing kamu menjadi fussy eater atau terlalu pemilih makanan. Efek lain yang paling sering terjadi dari pemberian treat yang tidak dikontrol adalah kegemukan atau obesitas. Jangan terkecoh dengan label “rendah kalori” atau “light” pada cat’s treat karena sebenarnya treat tidak benar-benar rendah kalori. Treat akan tetap memberi kontribusi sebagai kalori tambahan diluar dari kebutuhan kalori yang didapatkan dari makanan utama.
Treat dan Snack untuk Bonding
Seperti yang telah dijelaskan, treat atau snack untuk kucing biasa diberikan hanya sebagai sampingan dan diberikan dalam momen tertentu. Jadi, kapan waktu yang tepat untuk memberikan treat untuk kucing? Menurut Dr. Heinze sebenarnya memberikan treat setelah mengajarkan good behavior adalah hal yang benar. Momen pemberian treat dapat memperkuat bonding antara kucing dan pemiliknya. Jika kamu bermaksud melatih si kucing peliharaan, lalu memberikan treat setelah latihan, itu adalah hal yang baik, namun tetap perlu diingat untuk memberikan dalam jumlah yang sedikit.
Tetapi, jika kamu memutuskan untuk tidak memberikan atau mengenalkan treat pada kucingmu, hal itu pun bukan masalah yang besar. Sebab, jika kamu sudah memberikan makanan dengan kualitas yang baik dan jumlah yang benar, pemberian treat tidak akan memengaruhi kesehatan si kucing. Jadi, jangan salah dalam memanjakan kucing kamu ya, Sobat Neko!
Referensi:
https://fit.sanfordhealth.org/
https://www.tuftscatnip.com/